Candi Prambanan

Candi Prambanan
Tentang Destinasi Foto Galeri Peta Lokasi Testimoni

Candi Prambanan terletak di Desa Prambanan. Kompleks candi ini secara administratif terbagi menjadi dua bagian, yaitu Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Struktur utama candi yang terdiri dari 3 candi utama (Candi Siwa, Wisnu, dan Brahma) menggambarkan inti kepercayaan dalam agama Hindu, yaitu Trimurti. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Kemegahan arsitektur Candi Prambanan sebagai salah satu yang termegah di Asia Tenggara. UNESCO menobatkan Candi Prambanan sebagai situs warisan dunia pada tahun 1991. Menikmati kemegahan candi Hindu terbesar dengan relief-relief yang ada akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan. Terlebih jika anda menghabiskan sore menikmati sunset dengan latar belakang candi Prambanan yang megah, tentunya menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan dalam kunjungan anda ke candi ini.
 
 

Sejarah singkat

Asal usul Candi Prambanan adalah cerita legenda Roro Jonggrang. Yaitu pada dahulu kala, ada seorang pangeran yang bernama Bandung Bondowoso jatuh cinta kepada putri raja yang cantik bernama Roro Jonggrang. Roro Jonggrang tidak menyukai pangeran tersebut. Namun karena tidak dapat menolak, untuk menerima cinta pangeran tersebut, Roro Jonggrang mengajukan syarat yaitu dibuatkan candi dengan 1.000 arca dalam waktu satu malam. Permintaan tersebut disanggupi oleh pangeran dan hampir terpenuhi karena telah menyelesaikan 999 candi dalam waktu kurang dari semalam, sampai akhirnya Roro Jonggrang meminta bantuan kepada warga desa untuk menumbuk padi dan membuat api besar agar terlihat seperti suasana sudah pagi hari. Pangeran pun pada akhirnya mengetahui hal tersebut. Karena merasa dicurangi, kemudian pangeran mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1.000.

Pengalaman

Memasuki area kompleks pengunjung akan disuguhkan pemandangan yang menakjubkan. Anda dapat menelusuri setiap candi yang ada sambil menikmati relief-relief yang ada. Untuk mendapatkan penjelasan lengkap, anda dapat menggunakan jasa tour guide berpengalaman yang selalu siap. Disini juga terdapat taman bermain untuk anak-anak dan kereta mini yang dapat mengantarkan pengunjung mengelilingi kawasan wisata Candi Prambanan. Lalu anda juga dapat mengunjungi Museum Candi Prambanan. Lokasinya yang masih berada di satu kompleks dengan Candi Prambanan dan tiket masuknya gratis karena sudah termasuk tiket masuk wisata Candi Prambanan. Didalam museum tersimpan berbagai koleksi benda-benda bersejarah dan berharga berupa arca, artefak, gerabah, gambar struktur Candi Siwa, fosil hewan hingga legenda Roro Jonggrang. Anda juga dapat menikmati audio visual tentang sejarah ditemukannya Candi Prambanan hingga proses renovasinya secara lengkap.

Selain hal tersebut diatas, jika anda explore sedikit dengan berjalan atau menaiki kereta yang sudah disediakan, anda akan mendapatkan pengalaman tambahan yang tentunya tidak kalah eksotis yaitu dengan mengunjungi Candi Lumbung, Candi Bubrah dan Candi Sewu.

Memiliki total 240 candi dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Disini tersedia resto, tempat ibadah, tempat istirahat, lapangan, taman, kios souvenir, dll.

 

Sendratari Ramayana

Sendratari Ramayana adalah seni pertunjukan yang terdiri dari berbagai unsur kesenian Jawa seperti tari, drama, dan musik yang dipentaskan dalam satu panggung dengan membawakan kisah Ramayana, kisah legendaris pewayangan. Kisah Ramayana ini dipertunjukkan dalam empat bagian, yaitu: penculikan Sinta, misi Anoman ke Alengka, kematian Kumbakarna atau Rahwana, dan pertemuan kembali Rama dan Sinta. Pementasan ini biasanya dipentaskan tiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu dimulai pukul 19.30 dengan harga tiket masuk yaitu Rp. 125.000 sampai dengan Rp. 400.000 dibagi berdasarkan kelas tiket yang dipilih. Jadilah saksi eksotisme kemegahan Candi Prambanan di malam hari.

 

Tips

Mengunjungi Candi Prambanan pada siang hari menjadi tantangan terbesar karena menghadapi cuaca yang sangat panas. Bawalah payung atau topi agar terhindar dari panasnya terik matahari. Anda juga dapat menyewa payung di kompleks candi karena akan ada banyak jasa penyewaan payung yang tersedia. Waktu terbaik untuk mengunjungi Candi Prambanan adalah dari bulan Mei hingga Oktober karena pada periode tersebut kita dapat menghindari musim hujan. Anda juga bisa menyaksikan sendratari Ramayana dari teater terbuka pada periode yang sama. Pada saat musim hujan (November sampai April), Sendratari Ramayana akan digelar di theater indoor (theater Tri Murti). Perlu dicatat bahwa pertunjukan akan terasa lebih dramatis jika anda menyaksikan di teater terbuka berlatar belakang kemegahan Candi Prambanan di malam hari.

 

Info Jam Buka

Candi Prambanan buka setiap hari, Senin-Minggu, loket masuk candi dibuka pada pukul 06.00 – 17.00 WIB.

 

 




Harga Tiket Masuk
Harga tiket masuk Candi Prambanan untuk wisatawan dalam negeri adalah Rp. 50.000/orang. Untuk wisatawan mancanegara, harga tiketnya adalah sebesar $25/orang.
Peta Lokasi

Destinasi Wisata Pilihan Lainnya
Dimana saja destinasi wisata yang bisa anda kunjungi di
Jogja untuk rencana liburan anda
Alun-Alun Kidul/Alun-Alun Selatan
Alun-Alun Kidul/Alun-Alun Selatan

Alun-Alun Kidul merupakan suatu lapangan terbuka yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan dan dapat digunakan kegiatan masyarakat yang

Candi Banyunibo
Candi Banyunibo

Salah satu Candi Budha dari sekian banyak Candi yang berada di daerah Yogyakarta

Desa Wisata Pentingsari
Desa Wisata Pentingsari

Desa Wisata Pentingsari, Desa Wisata di Yogyakarta yang Mendunia