Candi Sojiwan

Candi Sojiwan
Tentang Destinasi Foto Galeri Peta Lokasi Testimoni

Candi Sojiwan salah satu Candi warisan Kerajaan Mataram Kuno yang merupakan perpaduan antara Candi Hindu dan Buddha. Bangunan ini merupakan bangunan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang mengandung pesan moral. Selain itu Candi ini yang memiliki taman yang rapi dengan hijaunya rerumputan di sekeliling candi dengan beberapa pohon besar di sekitar nya.

Letak Geografis:
Candi Sojiwan adalah sebuah candi Buddha yang terletak di desa Kebondalem Kidul, kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Berjarak 17,5 Km dari pusat Kota Yogyakarta dengan waktu yang ditempuh kurang lebih 35 menit.

Sejarah:
Candi Sojiwan untuk pertama kalinya dilaporkan pada tahun 1813 oleh Kolonel Colin Mackenzie, seorang utusan Raffles, yang kala itu tengah mendata informasi kepurbakalaan di Jawa. Ia yang sedang meneliti peninggalan-peninggalan kuno di sekitar daerah Prambanan, menemukan sisa-sisa tembok yang mengelilingi candi ini. Sebelum itu candi ini hanya berupa reruntuhan dan bongkahan-bongkahan batu yang kurang menarik untuk dikunjungi. Kemudian Candi ini dilakukan pemugaran kembali dan dibuka sebagai tempat wisata pada tahun 2011. Sebuah ciri khas candi ini adalah adanya sekitar 20 relief di kaki candi yang berhubungan dengan cerita-cerita Pancatantra atau Jataka dari India. Dari 20 relief ini, tinggal 19 relief yang sekarang masih ada.
Candi ini terletak kurang lebih dua kilometer ke arah selatan dari Candi Prambanan. Candi ini telah selesai dipugar pada tahun 2011. Candi Sojiwan merupakan salah satu monumen dari Dinasti Mataram Kuno yang dibangun sekitar abad VIII-X Masehi.
Candi Sojiwan didirikan sebagai bentuk penghormatan dari Raja Balitung (Dinasti Sailendra) untuk neneknya yang bernama Nini Haji Rakryan Sanjiwana yang beragama Budha.
Hal tersebut berdasar prasasti Rukam yang 829 Saka/ 907 Masehi. Candi ini bergaya arsitektur Jawa Tengah, terdiri atas tiga bagian, kaki atau dasar, tubuh candi, dan atap candi.
Kompleks candi ini seluas 8.140 meter persegi, dengan bangunan utama berukuran 401,3 meter persegi dan tinggi 27 meter. Candi ini menghadap ke barat.
Candi Sojiwan merupakan bangunan candi dengan atap bersusun tiga. Disetiap tingkatannya memiliki jajaran stupa kecil, sedangkan pada puncak candi terdapat sebuah stupa yang besar. Bangunan bersejarah ini didirikan oleh Raja Balitung sebagai bentuk penghormatan kepada neneknya yaitu Nini Haji Rakryan Sanjiwana. Nama Sojiwan berasal pula dari nama neneknya, yaitu Sanjiwana, Dan satu hal menarik yang ada di kaki Candi Sojiwan ini adalah ada beberapa relief binatang yang berkaitan dengan cerita Jataka.

Pengalaman yang didapat:
Disaat mengunjungi Candi Sojiwan kita akan melihat hamparan rumput nan hijau yang mengelilingi sekitar komplek candi dengan taman yang tertata rapi dan juga pepohonan yang cukup besar berada di area Candi yang terawat dengan cukup baik. Wisatawan juga akan disuguhkan dengan bangunan bersejarah peninggalan jaman Kerajaan jaman dulu yang masih terjaga dan dilestarikan sampai saat ini. Dengan ukiran di dinding-dinding candi yang terbuat dari batu dan stupa yang terpahat oleh seniman-seniman pada zaman dulu kala semakin membuat Candi ini terlihat lebih indah.

Info wisata sekitar:
Candi Prambanan yang berjarak sekitar 2 Km dan juga terdapat Candi Bubrah, Candi Lumbung dan juga Candi Sewu. Selain itu terdapat pula obyek wisata Tebing Breksi ke arah sekitar 2 Km dari Candi Sojiwan.

Tips:
Pada umumnya candi berada di tempat yang terbuka, disarankan agar saat berkunjung ke obyek wisata ini membawa penutup kepala seperti topi dan payung untuk menghindari teriknya panas matahari disaat siang hari. Dan jangan lupa untuk menjaga kondisi tubuh, karena disaat mengunjungi Candi kita akan berkeliling dengan berjalan kaki untuk melihat-lihat Candi secara lebih dekat dan detail




Harga Tiket Masuk
Untuk tiket masuk taman ini juga sangat murah, hanya Rp 5.000/orang dan siapkan biaya parkir bagi anda yang membawa kendaraan.
Peta Lokasi

Destinasi Wisata Pilihan Lainnya
Dimana saja destinasi wisata yang bisa anda kunjungi di
Jogja untuk rencana liburan anda
Jalan Malioboro
Jalan Malioboro

Malioboro adalah pusat perbelanjaan terkenal di Yogyakarta. Perpaduan belanja kuno dan modern ada disini.

Kedung Pedut
Kedung Pedut

Wisata Alam air terjun paduan 2 warna, berwarna biru tosca dan putih jernih bernuansa keindahan alam nan asri dengan udara

Candi Mendut
Candi Mendut

Merupakan candi umat Buddha, memiliki umur lebih tua dari Candi Borobudur. Bersebelahan langsung dengan Mendut Buddhist Monastery sebagai tempat sembahyang