Kampung Batik Giriloyo

Kampung Batik Giriloyo
Tentang Destinasi Foto Galeri Peta Lokasi Testimoni

Belajar dan membuat batik tulis secara langsung menggunakan alat tradisional (canting) di wisata kampung Batik.

Letak Geografis

Kampung Batik Giriloyo terletak di Jl. Imogiri Timur km 14, Gazebo Wisata Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. kurang lebih 17 km dari pusat kota Yogyakarta. dan berjarak 2 km dengan makam raja di Imogiri.

Sejarah Singkat

Desa Giriloyo merupakan desa yang terkenal dengan batik tulisnya. Asal usul batik tulis Giriloyo konon berawal bersamaan dengan berdirinya makam raja-raja di Imogiri yang terletak di bukit Merak pada tahun 1654. Pada waktu itu, ketika Sultan Agung (cucu Panembahan Senopati) berniat membangun makam, beliau menemukan bukit yang tanahnya berbau harum dan dirasa cocok untuk dibuat makam. Namun, ketika pemakaman sedang dibangun, pamannya yang bernama Panembahan Juminah menyatakan keinginannya untuk turut dimakamkan di tempat itu. Ternyata yang meninggal duluan adalah pamannya. Oleh karena itu, yang pertama kali menempati makam tersebut adalah pamannya dan bukan Sultan Agung. Sultan Agung pun kecewa karena sebagai penguasa atau raja seharusnya yang pertama kali dimakamkan di situ adalah dirinya. Untuk menetralisir kekecewaan, Sultan Agung mengalihkan pembangunan calon makam untuk dirinya di bukit lain yang oleh penduduk setempat dinamakan “Bukit Merak” yang berada di Dusun Pajimatan wilayah Girirejo 11.

Sejalan dengan berdirinya makam raja-raja di Imogiri ini maka perlu tenaga yang bertanggung jawab untuk memelihara dan menjaganya. Untuk itu, keraton menugaskan abdi dalem yang dikepalai oleh seorang yang berpangkat bupati. Oleh karena banyak abdi dalem yang bertugas memeliharanya, sehingga sering berhubungan dengan keraton, maka kepandaian membatik dengan motif batik halus keraton berkembang di wilayah ini. Kemudian, keterampilan membatik itu diwariskan kepada anak atau cucu perempuannya. Maka terbentuklah desa giriloyo yang terkenal akan batik tulis nya.

Pengalaman

Anda akan mendapatkan pengalaman belajar tentang kebudayaan Jawa salah satunya cara membuat batik tulis dengan cara manual menggunakan alat dan bahan membatiknya masih tradisional yaitu canting dan lilin dan melihat proses membuat batik tulis dari bahan dasar sampai kain batik yang sudah jadi siap dijual. Selain itu kita juga dapat mempraktikan dan mencoba membatik secara langsung di tempat ini. daerah kampung batik juga mempunyai galeri batik yang dijual dengan motif batik tulis yang sangat beragam.

Info Wisata sekitar

Disekitar Kampung Batik Giriloyo terdapat juga tempat wisata bersejarah yaitu makam Raja-Raja kerajaan Mataram, yang hanya berjarak 2 km dari kampung Batik Giriloyo atau sekitar 6 menit. Selain itu juga terdapat wisata sejarah makam Sunan Cirebon.

Tips

Selalu siapkan stamina pada saat mau berkunjung dan jangan lupa selalu membawa kamera untuk mengabadikan momen - momen yang menarik.




Harga Tiket Masuk

Untuk harga tiket masuk tidak dikenai biaya. tetapi terdapat paket wisata belajar membatik yang dibagi menjadi 3 kategori yaitu 

Paket belajar batik 1 dengan fasilitas peralatan membatik biaya Rp. 25.000/orang.

Paket belajar batik 2 dengan fasilitas snack dan peralatan membatik biaya Rp. 35.000/orang

Paket belajar membatik 3 dengan fasilitas makan siang, snack dan peralatan membatik biaya Rp. 50.000/orang (ketentuan peserta diatas 25 orang dan hasil karya menjadi milik peserta)

Selain itu dikenakan biaya parkir bagi wisatawan yang membawa kendaraan pribadi.

Peta Lokasi

Destinasi Wisata Pilihan Lainnya
Dimana saja destinasi wisata yang bisa anda kunjungi di
Jogja untuk rencana liburan anda
Ratu Boko
Ratu Boko

Pesona matahari terbenam di Ratu Boko yang begitu cantik.

Desa Wisata Kasongan
Desa Wisata Kasongan

Desa kerajinan gerabah dan keramik hiasan dengan kualitas dan bernilai seni tinggi terkenal sampai mancanegara

Kedung Pedut
Kedung Pedut

Wisata Alam air terjun paduan 2 warna, berwarna biru tosca dan putih jernih bernuansa keindahan alam nan asri dengan udara